Agen Bola Online – Sepakbola Indonesia Menyelamatkan Karier Kim

Agen Bola Online – Sepakbola Indonesia Menyelamatkan Karier Kim

Agen Bola Online - Sepakbola Indonesia Menyelamatkan Karier Kim

Judi Bola Online , Bandung – Indonesia begitu berarti untuk Kim Jeffrey Kurniawan. Tak cuma soal garis keturunan, tapi Indonesia-lah yang menyelamatkan karier Kim di lapangan hijau.

Kim memang punya karier yang tak menyenangkan semasa jadi pesepakbola di Jerman. Di usia 19 tahun yang terhitung fase awal untuk berkarier, Kim malah mendapat cedera lutut.

Cedera itu lantas menghambat perkembangan karier Kim yang kemudian memilih meneruskan kuliahnya. Tapi tiba-tiba saja ada panggilan untuknya berasal dari Indonesia. Saat itu Timo Scheunemann, pelatih Jerman yang sudah lama menetap di Tanah Air dan beristrikan orang Indonesia, memintanya datang.

Kim pun lantas menerima panggilan itu di awal tahun 2010 dan lantas bermain untuk Persema Malang yang kala itu berlaga di Indonesian Premier League (IPL). Dua tahun bermain di klub itu, Kim menyumbangkan enam gol dari 65 penampilan.

Selama waktunya di Persema itulah Kim lantas jatuh cinta dengan Indonesia dan kemudian memilih untuk melepas kewarganegaraan Jermannya untuk kemudian jadi ‘Merah Putih’.

Baca Juga : Agen Bola Online – Shakhtar Sudah Kalahkan Napoli, City Dilarang Meremehkan

Saat itu pemain naturalisasi tengah booming yang dimulai di Piala AFF 2010 saat Indonesia memakai jasa Cristian Gonzales. Kim jadi pemain kedua yang dinaturalisasi oleh PSSI menyusul setelahnya Jhonny van Beukering, Ruben Wuarbanaran, Tonnie Cusell, Stefano Lilipaly, dan terakhir Sergio van Dijk.

“Ketika sedang serius kuliah dan hanya memikirkan kuliah. Terus tiba-tiba ada undangan dari Indonesia. Sebelumnya tidak kepikir juga untuk ke Indonesia, di Jerman aja. Terus ada undangan dari Indonesia untuk jadi pemain profesional. Waktu itu yang ngundang coach Timo (Scheunemann). Dia yang ngajak saya dan bilang ‘Iya Kim saya liat profil kamu’. Dan ternyata saya jadi satu-satunya dari Jerman yang berdarah Indonesia,” ujar Kim dalam perbincangan di Bandung beberapa waktu lalu.

“Dia bilang ‘Saya lagi cari tim. Kamu datang dong’. Yaudah saya datang. Saya dibantu naturalisasi dan lainnya. Jadi akhirnya pada tahun 2011 memulai karier di Indonesia,” lanjut Kim.

“Ya sebenernya karena sepakbola juga akhirnya memilih jadi warga Indonesia. Mimpinya pemain bola pasti ingin bermain untuk timnas kan. Sebelum-sebelumnya tidak pernah kepikiran. Kalo dari awal kepikir mungkin ngga sesusah ini. Mungkin bisa selancar si Irfan (Bachdim). Dia tinggal di Belanda tapi punya paspor dua-duanya. Jadi, kalo kamu punya paspor dua-duanya, usia 18 atau berapa bisa milih satu.”

“Nah, saya kan dari awal Jerman, ngga ada paspor Indonesia. Tidak kepikiran juga untuk berkarier di sini. Tapi papa dari dulu paspor Indonesia. Tapi bisa aja dulu dapet dua-duanya.”

“Saat itu dapet kesempatan untuk dinaturalisasi dan untuk bisa bermain untuk negaranya, negara papa saya. Apalagi dulu kakek saya (Kwee Hong Sing) itu pemain timnas Indonesia, jadi saya ingin jadi penerusnya,” tutupnya.
Sebagai pesepakbola, Kim tentu punya pemain yang diidolakan. Lalu siapa yang jadi idolanya? Tunggu saja kisah selanjutnya.