Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Arsenal Hingga Mana?

Arsenal Hingga Mana?

Arsenal Hingga Mana?

Agen Judi Bola, London – Itu yaitu musim dimana Arsenal mempunyai kans sangat besar memenangkan liga. Hingga mana mereka mengambil langkah? Asal penyakit kambuhan bernama inkonsistensi tak nampak, The Gunners dapat duduk diatas takhta.

Arsenal sekurang-kurangnya telah menunjukkan diri bahwa mereka dapat keluar dari kondisi susah musim itu. Saksikan debut mereka di Liga Champions : dari terancam tak lolos dari fase group, saat ini mereka jadi satu diantara wakil Inggris di babak 16 besar.

Kekuatan Arsenal untuk menang –atau sekurang-kurangnya tak kalah– dalam laga-laga memiliki loabel ” big match ” dapat juga jadikan patokan. Terkecuali melawan Chelsea, Arsenal dapat menundukkan atau menyeimbangi tim-tim ” raksasa “. Mereka berhasil menundukkan Manchester United 3-0 serta Manchester City 2-1, lantas bermain imbang 0-0 dengan Liverpool serta 1-1 dengan Tottenham Hotspur.

Bahkan juga, Arsenal dapat menundukkan Leicester City 5-2 di KingPower Stadium, tempat dimana United serta Chelsea malah tidak berhasil mencetak kemenangan. Kekalahan itu jadi hanya satu kekalahan Leicester, yang hingga minggu ke-17 itu jadi pemuncak klassemen Premier League.

Eks penyerang Arsenal, Thierry Henry, yakini bahwa bekas timnya ini mempunyai semua modal untuk jadi juara. Hanya satu yang di kuatirkan Henry hanya cedera pemain, hantu yang sering menggerogoti Arsenal dari dalam.

” Buat saya, scuad Arsenal saat ini telah cukup bagus untuk memenangkan liga, ” kata Henry dalam suatu session bertanya jawab yang diambil Express.

” Yang kami perlukan yaitu pelapis untuk meyakinkan kami mempunyai seseorang pemain yang bisa mengawal benteng kalau (Mathieu) Flamini cedera. ”

Flamini memanglah bukan hanya satu gelandang bertahan di scuad Arsenal. ‘Tim Gudang Peluru’ juga mempunyai Francis Coquelin. Gelandang asal Prancis ini dipuji karena demikian kokoh membuat perlindungan lini bertahan, hingga lalu ia cedera lutut pada pertandingan melawan West Bromwich Albion (November lantas) serta diprediksikan tidak hadir tiga bln..

Saat sebelum cedera, Coquelin mempunyai catatan statistik yang cukup menarik. Dalam 12 tampilan di Premier League, ia lakukan 32 intersep berhasil serta 13 clearance, membuatnya rata-rata lakukan 4 defensive action per pertandingan. Coquelin juga dipuji karena mempunyai kekuatan tekel relatif bagus, Squawka mencatat akurasi tekelnya meraih angka 53%.

Tanpa ada Coquelin, Arsenal saat ini memercayakan Flamini (juga sebagai gelandang bertahan) serta Aaron Ramsey (juga sebagai box-to-box midfielder) di depan lini pertahanan. Ramsey, meski mempunyai type yang pasti tidak sama dari Coquelin, terakhir memperoleh pujian.

Gelandang asal Wales ini dinilai tampak efisien juga sebagai box-to-box midfielder. Ia bukan sekedar bersih dalam soal mengambil bola dari lawan, namun juga cukup cepat untuk naik menolong serangan sesudahnya. Itu bikin Arsenal dapat bangun serangan balik dengan cepat.

Kolomnis The Guardian, Michael Cox, mencontohkan satu diantara gol Arsenal ke gawang Aston Villa, yang mana diciptakan oleh Ramsey. Sistem terwujudnya gol ini dimulai oleh tekel Ramsey pada Idrissa Gueye di depan kotak penalti Arsenal. Selesai bola diambil dari kaki Ideye, beberapa pemain Arsenal juga segera naik untuk lakukan serangan balik.

Hebatnya, Ramsey bukan sekedar berdiam diri. Selesai lakukan tekel, ia segera berdiri serta lari menyeberangi lapangan sampai hingga ke kotak penalti lawan. Serangan Arsenal itu selesai dengan operan Mesut Oezil pada Ramsey –yang mendadak telah ada didalam kotak penalti Villa. Ramsey juga dengan tenang menceploskan bola ke gawang.

Baca Juga : Materazzi: Benitez Cemburu pada Mourinho

Lihat skema serangan itu, bisa disebut gerakan Ramsey cukup efisien. Dia cuma menyentuh bola sejumlah 2 kali ; pertama saat menekel Gueye, ke-2 saat menceploskan bola ke gawang.

Hadirnya Ramsey tunjukkan bahwa, walau ditinggal Coquelin, lini tengah Arsenal tak pincang-pincang sangat. Di lini depan, sekali juga tak ada Alexis Sanchez, pemain lain seperti Joel Campbell, Theo Walcott, serta Mesut Oezil masih tetap dapat dihandalkan. Oezil terakhir jadi sangat sangatlah dapat dihandalkan melalui jejeran assist-nya.