Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Dari Buffon untuk yang Selalu Dipunggunginya, dengan Cinta

Dari Buffon untuk yang Selalu Dipunggunginya, dengan Cinta

Dari Buffon untuk yang Selalu Dipunggunginya, dengan Cinta

Agen Judi Bola, Turin – Sesudah bikin satu rekor baru di akhir minggu, penjaga gawang Juventus Gianluigi Buffon segera menorehkan satu surat terbuka nan menyentuh. Buat siapa?

Penjaga gawang veteran berumur 38 th. itu saat ini terdaftar sebagai kiper dengan clean sheet terpanjang di Serie A. Buffon membukukan rekor itu dalam kemenangan Juve atas Torino pada akhir minggu.

Dalam kompetisi itu, Buffon resmi mengawal gawangnya tak kebobolan sepanjang 973 menit sebagai rekor baru Serie A melalui 929 menit clean sheet dari Sebastiano Rossi.

Sesudah memecahkan rekor itu, satu diantara yang dikerjakan Buffon yaitu menuliskan untaian kata bak surat cinta. Ia menujukannya untuk gawang yang sampai kini setia ia jagalah. Tersebut tuturan Buffon seperti diambil Telegraph :

” Usiaku 12 saat saya mulai memalingkan wajahku darimu, melupakan saat lantas untuk memberimu jaminan di hari esok. Saya telah melakukan tindakan menurut kata hati. Saya sudah melakukan tindakan dengan perasaan. Namun di hari saat saya berhenti menatapmu juga jadi hari saya mulai mencintaimu.

Baca Juga : Bangganya Van Gaal dengan Kemenangan MU di Derby

Untuk melindungimu, untuk jadi pelindungmu yang pertama serta paling akhir, saya telah berjanji pada sendiri supaya tak akan bebrapa kerap lihat wajahmu. Atau saya bakal mengerjakannya sejarang mungkin saja. Setiap saat melihatmu rasa-rasanya menyakitkan ; membalikkan badanku serta mengerti kalau saya telah mengecewakanmu. Lagi. Serta lagi.

Kita senantiasa ada pada dua titik tidak sama namun kita sama-sama lengkapi, seperti mentari serta rembulan. Sangat terpaksa hidup berdampingan tanpa ada dapat sama-sama lama-lama bersentuhan. Kian lebih 25 th. lantas saya telah bikin ikrar ; saya bersumpah melindungimu. Menjagamu. Jadi perisai dari semua musuhmu. Saya senantiasa pikirkan kebutuhanmu, menempatkannya diatas kebutuhanku sendiri.

Usiaku 12 saat saya mulai memunggungi gawang. Serta saya selalu mengerjakannya sepanjang kaki, kepala, serta hatiku masihlah dapat. “